Latar Belakang
Budaya perusahaan tumbuh melalui komitmen pegawai yang tercermin pada tingkat engagement dan kepuasan. Transformasi budaya menjadi arah penting untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia, pertumbuhan usaha, serta nilai tambah bagi stakeholder.
Kepuasan dan keterikatan pegawai membantu manajemen memahami besarnya komitmen, motivasi, rasa memiliki, serta kesediaan pegawai mencurahkan energi dan loyalitasnya untuk perusahaan.
Maksud Survei
Survei dirancang untuk menampung aspirasi manajemen dan pegawai secara seimbang, memetakan kebutuhan organisasi, serta menyediakan bukti yang dapat dipakai untuk menjawab tantangan perusahaan ke depan.
Tujuan
- Mengukur tingkat kepuasan pegawai terhadap aspek-aspek pengelolaan organisasi.
- Memahami keterikatan, komitmen, motivasi, dan intensi bertahan pegawai.
- Mengidentifikasi driver utama produktivitas dan pengalaman kerja.
- Memetakan kesenjangan antarunit, level jabatan, masa kerja, atau profil lain.
- Menyusun prioritas perbaikan yang dapat dipantau dari waktu ke waktu.
Area Pengukuran
Employee Experience
Kepemimpinan, komunikasi, proses kerja, fasilitas, pengembangan, penghargaan, dan lingkungan kerja.
Engagement
Say, Stay, dan Strive—kesediaan merekomendasikan, bertahan, dan memberi upaya terbaik.
Action Priority
Importance-performance mapping dan analisis driver untuk menentukan fokus perbaikan.
Tahapan Pelaksanaan
- Diskusi kebutuhan, konteks budaya, dan tujuan manajemen.
- Pengembangan indikator serta kuesioner yang relevan.
- Pengumpulan data secara aman dan menjaga kerahasiaan responden.
- Analisis tingkat kepuasan, engagement, driver, dan segmentasi pegawai.
- Presentasi hasil, rekomendasi, dan penyusunan action plan.